Selain Keuntungan, Ada Juga Loh Resiko Menjadi Agen Brilink !

Mengatasi hal seperti ini tentu kita akan kesulitan, karena masalah bukan ada pada kita tetapi ada pada jaringan. Terlebih Saldo kita sudah terdebet atau berkurang jika kita tidak menyelesaikan secepatnya uang kita tidak akan kembali normal, karena sistem kerja dari agen brilink adalah uang atau saldo kita yang lebih duluan terpotong sebelum transaksi berhasil.

3. Fee Yang relatif Sedikit

Fee yang kita dapatkan dari setiap transaksi besarannya tidaklah seberapa di bandingkan dengan resiko yang akan kita dapatkan. Dan malah ada fee yang tidak sesuai dengan perjanjian Kerjasama. Contohnya seperti yang di alami oleh salah satu pelaku agen brilink seperti yang di sampaikan dalam tulisannya di kompasiana.

4. Denda Fenalty Jika Target Transaksi Tidak Tercapai,

Dalam Perjanjian Kerja Sama antara pemilik agen dengan BRI, menyatakan bahwa jika umur agen sudah lebih dari pada 7 bulan, akan di kenakan denda sebesar 1000 rupiah di kalikan dengan selisih target transaksi yang perlu mencapai 200 transaksi perbulan.

 

Demikianlah Yang Sempat saya share perihal tantangan atau resiko menjadi agen brilink. Dengan mengetahui kekurangannya setidaknya kita memiliki antisipasi dan pertimbangan yang lebih matang untuk bisa sukses menjalankan bisnis ini. Sebab menjadi agen brilink tidaklah gratis !. Perlu persiapan modal yang mumpuni untuk menjalankannya. Baca juga, berapa modal untuk menjadi agen.  Semoga bermanfaat. Terima kasih !

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *