pentingnya impian untuk meraih kesuksesan

Pentingnya Menetapkan Impian Untuk Meraih Kesuksesan

Impian – Siapa sih orang yang tidak memiliki impian. Saya kira tidak ada seorang pun manusia didunia ini yang tidak memiliki itu. Sebagai Hamba ciptaan Allah SWT kita perlu mempotensikan harta yang paling mahal di miliki yaitu Akal dan pikiran. Inilah yang membedakan dan menjadikan manusia sebagai mahluk paling mulia di muka bumi ini karena di bekali oleh akal untuk berpikir. Namun tidak bisa di pungkiri ada juga orang yang tidak memfungsikan Potensi yang diberikannya. Hidupnya di buat mengalir, bermasa bodoh dengan keadaan, tidak ada tindakan untuk melakukan perubahan.

Baca juga : Cara menggali potensi diri

Pada kesempatan ini saya ingin mengulas sedikit tentang pentingnya menetapkan impian dalam meraih sukses baik dalam karir maupun dalam segala hal.

Apa sih sebenarnya Impian yang di maksudkan dalam artikel yang akan di uraikan ini ? adalah sesuatu yang ingin diwujudkan oleh seseorang. Gambaran sederhananya bisa berwujud keinginan untuk memperbesar usaha agar menghasilkan omset yang lebih besar, agar memiliki kewenangan untuk merencanakan masa depan yang baik buat anak-anaknya, juga bisa berwujud keinginan untuk memberangkatkan Haji kedua orang tua, dan begitupun cita-cita memiliki rumah tinggal yang aman dan nyaman.

Impian itu banyak macamnya, setiap orang memiliki pencitraan yang tidak sama dengan yang lainnya.Impian adalah kehendak dalam diri seseorang yang ingin diwujudkan. Sehingga melahirkan sikap dan pola pikir berbeda.

Baca juga : Apa sih sukses itu ?

Apa Pentingnya Menetapkan Impian Dalam Diri Seseorang.

Impian ini akan menjadi lampu suar di tengah laut yang menjadi petunjuk baginya dalam melangkah. Apa jadinya Jika tidak memiliki tujuan hidup? Berikut ini saya mencoba uraikan pentingnya impian itu.

1. Tidak mudah galau dalam setiap persoalan hidup.

Dalam hidup yang begitu banyak intrik, seseorang tidak akan mudah galau karena beban masalah yang menghimpit. Ia akan selalu kreatif dan solutif karena merasa ada tujuan mulia yang ingin di capainya. Dan ia yakin bahwa kalah dalam perjuangan lebih mulia dari pada menyerah sama sekali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *