Bagaimana Cara Top Up KUR BRI ? Apakah Bisa ?

Bagaimana cara top up kur Bri ? Top up dalam istilah perbankan merupakan istilah yang tujukan pada fasilitas kredit yang akan di tambah. Misalnya pinjaman kita 10 juta, berjalan beberapa bulan, tiba-tiba pingin nambah modal lagi, untuk beli peralatan usaha. Kita mengajukan tambahan pinjaman di bank. Awalnya hanya 10 juta, lalu mengajukan sampai 15 juta. Tanpa melunasinya terlebih dahulu, itu di kenal istilah top up.

Khusus untuk BRI istilah top up pinjaman itu, di kenal juga dengan Suplesi.

Kembali pada topik, lalu gimana cara top up KUR BRI terbaru 2021 ?

Penjelasan untuk KUR dan syarat pengajuan KUR tidak lagi perlu di jelaskan di sini karena bisnisonlineusaharumahan.com telah mengupasnya pada postingan berikut ini !

Adapun di kesempatan ini, lebih kepada syarat-syarat dan cara top up kur BRI, dan sebenarnya bukan BRI saja, semua bank yag menjadi penyalur KUR memiliki sistem dan prosedur yang sama. Misalnya saja bank Mandiri, BRI syariah, BNI, Mandiri Mikro, semuanya dalam menerapkan syarat-syarat untuk proses penambahan pinjaman KUR kurang lebih sama.

Syarat Top UP Pinjaman KUR BRI

cara top up kur bri

Top up pinjaman KUR BRI sebenarnya tidak bisa. Jika kita menginginkan tambahan modal usaha, kita perlu melunasi sisa utang yang masih ada, lalu mengajukan pinjaman KUR lagi. Namun sebelum mengajukan berikut hal-hal yang perlu di perhatikan :

  1. Kredit sudah berjalan setidaknya atau paling minimal 6 bulan pembayaran dan hal ini tidak bisa di percepat.
  2. Pembayaran selalu tepat waktu, dan tidak boleh telat karena jelas akan jadi penilaian bagi mantri
  3. Tidak ada fasilitas pinjaman modal kerja baik di BRI maupun di bank lain.
  4. Usaha yang akan di biayai, emang benar-benar butuh tambahan modal, bukan untuk membeli kebutuhan konsumsi lain.
  5. Sebelum di lunasi, sebaiknya di sampaikan terlebih dahulu ke pihak mantri BRI yang menangani KUR, karena jangan sampai pelunasan baru berkas tidak dapat di proses

Demikianlah cara mengajukan penambahan pinjaman KUR BRI, Mandiri, BNI, serta bank lain. Hal ini berbeda ketika kita mengajukan jenis pinjaman bank BRI seperti KUPEDES. Kita bisa melakukan penambahan tanpa perlu pelunasan terlebih dahulu. Tentu sesuai dengan syarat masing-masing ! Terima kasih semoga membantu !

Baca : Tips pinjam uang agar di setujui

Responses (13)

  1. Sy pinjaman 30jt dari batas yg ditawarkan sebesar 50jt. Ambil 36bulan dari batas yg ada sebesar 60bln. Sekarang sisa pinjaman sekitar 8bulan, rencanyanya sy mau lunasin yg sisa 8bln tsb.Ketika sy konsultasi mau ajukan topup rencana pinjaman 50jt ambil 60bln..katanya tidak bisa, hanya bisa topup 20jt ambil bulan yg paling lama yaitu selama 24bln. Karena katanya aturan baku dari pusat setiap org dibolehkan maksimal 50jt. Krn sdh ambil 30jt pinjaman pertama..jd berikutnya hanya boleh dikasih sisanya yaitu 20jt sj. Apakah ditempat lain aturannya sama seperti itu?

  2. Kalau misalkan sisa angsuran pembayarannya dipotongkan dengan pinjaman kur Baru yang nantinya cair bisa apa tidak ya? Misal mepet banget gx punya uang buat nglunasin yg 2bln.

    1. Sebaiknya bicarakan langsung sama petugas KUR. Karena sisa angsuran sisa 2 bulan. Karena sepengetahuan kami, KUR harus dalam status lunas terlebih dahulu baru bisa mengajukan pinjaman baru.

  3. Kalau sisa angusuran nya sudah dilunasi dan mau ambil lagi apakah nanti nya akan disurvei kembali seperti yang pertama.l

    1. Secara aturan pinjaman harus di lunasi terlebih dahulu baru bisa mengajukan pinjaman Kur lagi. Sebaiknya hal ini di konsultasikan terlebih dahulu dengan petugas KUR kantor cabang / unit bri yang bersangkutan.

  4. Sy mau ajukan top up KUR, apakah sy harus melunasi sisa pembayaran (KUR) yg sdh berjalan 15 x angsuran?. Tenor pinjaman KUR sy 24 bln, terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *