cara ternak ayam potong
kandang litter

Cara Ternak Ayam Potong Untuk Pemula Yang Perlu Di Pahami.

Pelaksanaan pemberian vaksin ayam potong umumnya di lakukan 2 kali dalam satu kali periode pemeliharaan. Umur 4 atau 5 hari pertama dan yang kedua umur 21 hari. Pemberian vaksin pertama di lakukan dengan tetes mata. Sedangkan pada tahap kedua di lakukan dengan suntik di bagian dada.

Tujuan pemberian vaksin sendiri untuk melemahkan pertumbuhan atau membunuh bibit penyakit yang ada di ayam potong. Vaksinasi meliputi ND / tetelo, ND Strain B1 dan ND lasotta.

 

Pemeliharaan Ayam Broiler

 

DOC di masukkan dalam kandang yang sudah di hangatkan dengan lampu, kemudian di beri air hangat, 1-2 cc/liter di tambahkan ke air minum, dapat diberi obat, vitamin berupa VITERNA Plus untuk mengembalikan kondisi tubuh saat berada di dalam box dan kekurangan tenaga saat dalam perjalanan. Sedangkan pakan diberikan dalam bentuk butiran-butiran yang sebagian di taburkan ke seluruh permukaan lantai yang telah di alasi dengan karton atau kertas Koran.

Kertas.

Kertas Koran dapat diganti ketiak permukaan lembab atau basah, bisa 1 kali dalam 3 hari tergantung permukaan basah ataukah tidak.

Peletakan tempat pakan hendaknya meliputi atau dapat di jangkau dengan mudah oleh seluruh ayam potong. Umur 4 hari tetes mata.

Untuk ayam potong perlu diperhatikan, jika ayam sering bergerombol berarti suhu kandang dingin, beri lampu pijar yang menghangatkan, Jika ayam menjauh dari lampu berarti suhu terlalu panas, hal ini dapat di tekan dengan menaikkan sedikit lampu dari posisinya.

Berikutnya perhatikan pada dinding dan sirkulasi udara yang masuk jangan terlalu terbuka khusus untuk ayam yang masih dalam tahap pertumbuhan minggu 1 sampai minggu ke 3.

Kebersihan kandang perlu di jaga, untuk kandang panggung, kotoran yang menyengat dapat di hilangkan dengan kapur. Untuk kandang lantai kotoran dapat di hilangkan dengan menaburkan sekam/ampas gergaji.

 

Penyakit

Inilah yang paling ditakutkan bagi seluruh petani mengenai cara ternak ayam potong.

  • Tetelo

Gejalanya megap-megap, nafsu makan turun, diare dan sering berkumpul pada tempat yang hangat. Selang beberapa hari muncul gejala syaraf, kaki lumpuh, leher terkilir dan ayam berputar-putar kemudian mati.

Pencegahan : Ayam terserang sebaiknya dipisah, karena menular melalui kotoran dan ayam yang berdekatan, sampai saat ini belum ada obat manjur untuk penyakit tetelo,  untuk mengurangi kematian, ayam yang masih sehat divaksin ulang dan dijaga agar lantai kandang tetap bersih dan kering.

  • Gumboro .

Jenis penyakit yang disebabkan virus golongan Reovirus menyerang sistem kekebalan dan daya tahan tubuh. Gejala diawali dengan menurunnya nafsu makan, terdapat luka di dubur, diare dan tubuh menggigil. Penularan secara langsung melalui kotoran dan tidak langsung melalui pakan, air minum dan peralatan yang tercemar.

Pencegahan : vaksin Gumboro.

  • Penyakit Ngorok.

Penyakit infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh bakteri Mycoplasma gallisepticum Gejala yang muncul yaitu sering bersin dan ayam beringus dan ngorok saat bernapas. Pada ayam muda menyebabkan tubuh lemah, sayap terkulai, mengantuk dan diare dengan kotoran berwarna hijau, kuning keputih-keputihan. Penularan melalui pernapasan dan lendir atau melalui perantara seperti alat-alat. Pengobatan dapat dilakukan dengan obat-obatan yang sesuai.


28 thoughts on “Cara Ternak Ayam Potong Untuk Pemula Yang Perlu Di Pahami.

  1. Saya ada rencana mau usaha ternak ayam potong pak. Tapi sy sama sekali blm punya ilmu dan wawasan tentang ternak ayam. Memang kalau ada artikel2 seperti ini membuat saya lebih mantab untuk berbisnis, tapi kalau sudah denger sisi negatif tentang kerugian bila gagal, jadi pesimis lagi saya…. Mohon pencerahannya k
    pak, agar ttp semangat memulainya….

    1. Jika ada keinginan untuk itu, silahkan saja di jalankan. Adapun bagi mereka yang gagal itu kembali lagi dengan usaha dan rejeki seseorang, Karena kalau kita mau objektif, banyak juga yang berhasil di bisnis ayam potong ini.

      Saran saya, silahkan bergabung dengan komunitas atau orang yang beternak ayam potong dan memeiliki cukup pengalaman. Nah, dari situ kita akan banyak belajar !

    1. Sejauh ini sih pengetahuan kami mengenai memelihara ayam potong di atas laut itu sih belum ada. Tentu ada beberapa faktor yang memungkinkan hal tersebut tidak terlaksana, iklim laut terlalu ekstreem buat ayam potong yang sensitif bagi cuaca di sekitar kandang.

  2. Selamat pagi,
    Saat ini saya masih mempelajari tentang cara beternak ayam boiler/ayam potong. Rencananya saya mau coba usaha dengan ternak ayam boiler, tapi secara teori dari beberapa artikel tentang cara berternak ayam potong masih banyak hal yang belum saya fahami dan bagi saya terlalu rumit. Mohon arahannya pak? Atau mungkin ada tempat yang bisa saya kunjungi untuk belajar berternak ayam boiler. Terima kasih.

  3. Komentar pejelasannya bagus, jelas, dan terperinci, makasi atas infonya.
    semoga saya bisa menjadi pebisnis ayam yang sukses

  4. Tq mau berbagi tips sukses nya..
    Smoga lancar terus rezeki nya dan berkembang usahanya..
    Sy akan melakukan sprti yg tertera d atas..
    Skali lagi Tks..

    1. Terima kasih juga telah berkunjung, semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi banyak orang, dan menjadi amal jariah bagi penulis. Amin

  5. Trima kasih banyak atas artikel informasi ini.. Karna sya baru saja mencoba berternak dan semua nya gagal 150 ekor.. Semoga dg ilmu yg sya dpt dr artikel ini bisa sangat membantu… Tnx

        1. Terima kasih atas kunjungannya, Suara dari pabrik itu memberi dampak pada ternak kita, namun kalau pabrik atau kilangnya tidak terlalu dekat, yah bagi saya tidak masalah. Karena di lingkungan saya sendiri, ada banyak suara bising seperti itu, namun mereka masih tetap memanen ayamnya tepat waktu.

            1. Untuk kebutuhan pakan ayam broiler per 100 ekornya itu juga tergantung dari umur ayam sampai panen. Namun untuk mengetahui jumlah pakan, kami selalu menggunakan acuan sampai panen 2 kg. Berikut ilustrasinya :

              Per ekor ayam menghabiskan 3,2 kg. Dengan asumsi FCR yang didapat adalah 1,6.
              Jika 100 ekor ayam, maka 3,2 x 100 = 320 kg di bagi dengan 50 kg/sak = 6,4 Sak pakan yang perlu di persiapkan.

              Seperti itu jawaban kami. semoga membantu !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.