cara menghitung bunga pegadaian

Ingin Tahu Cara Menghitung Bunga Pegadaian? Simak Uraiannya Disini !

Cara menghitung bunga pegadaian – Kali ini bisnisonlineusaharumahan.com akan memperlihatkan bagaimana mengetahui bunga pinjaman yang kita terima dari pegadaian. Bukan rahasia lagi, setiap pinjaman yang kita dapatkan dari sebuah lembaga pembiayaan pasti memiliki bunga yang besarannya berbeda-beda setiap lembaganya. Ada yang menerapkan 1%, ada yang lebih dari pada itu. Namun ada juga yang tidak sampai 1%

Bunga pinjaman, merupakan penghasilan utama dari sebuah pembiayaan dalam mengopersikan perusahaannya. Maka, itulah kenapa setiap perusahaan dengan gencar-gencarnya saling mempromosikan diri agar setiap masyarakat yang butuh pinjaman, entah untuk kebutuhan konsumsi seperti beli perabot rumah tangga, maupun pinjaman untuk membiayai usahanya agar bisa menghasilkan untung lebih dari apa yang saat ini hasilkan.

Begitu pula dengan #pegadaian, ia juga menerapkan bunga dari setiap pinjaman yang di gelontorkan. Namun yang menjadi pertanyaan sebagian masyarakat adalah bagaimana cara menghitung bunga pegadaian.

 

5 Cara menghitung Bunga Pinjaman Yang Ada di Pegadaian

 

1. Cara menghitung bunga gadai pegadaian

Salah satu layanan unggulan dari pegadaian itu adalah kita bisa menggadaikan logam mulia, motor, mobil serta elektronik. Layanan ini di kenal istilah KCA ( kredit Cepat Aman )

Berikut skema pembagian bunga gadai di pegadaian

  • Plafond Rp. 50.000 hingga Rp. 500.000bunga sebesar 0.75 % dari uang pinjaman selama 15 hari dan maksimal 6.00% dengan Jangka waktu 4 bulan.
  • Plafond Rp. 550.000 hingga Rp. 20.000.000, bunga sebesar 1.150 % per 15 hari dengan maksimal 9.20% dengan Jangka waktu 4 bulan.
  • Plafond Rp. 20.100.000 hingga Rp 2 milyar, terdapat dua pilihan sewa modal yang disesuaikan dengan golongan peminjam. Untuk golongan DK yaitu sebesar 1.00% maksimal 8.00% dan untuk golongan DG sebesar 1.15% dengan maksimal 9.20% dengan Jangka waktu 4 bulan.

Ilustrasi cara menghitung menggunakan skema yang ada di atas sebagai berikut !

Misalkan si A meminjam / menggadaikan emasnya 5 gram dan mencairkan dana sebesar Rp. 400.ooo,

Maka, 400 ribu x 0,75% = Rp. 3000 selama 15 hari. Dan jangka waktu pinjaman selama 4 bulan. Jadi total bunga yang harus di bayarkan dengan uang 400 ribu yang di pinjam tersebut = 3000 x 8 (15hari:4 bulan) = 24 ribu.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.