Ternyata Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online Itu Mudah Dan Praktis

Cara mencairkan bpjs ketenagakerjaan online – Hampir tidak bisa di pungkiri saat ini, semua lembaga atau instansi pemerintahan yang tugasnya mengolah data, kini turut berbenah diri mengikuti perkembangan zaman. Saat ini eranya internet. Jadi pengolahan data dan layanan masyarakat yang dulunya dilakukan secara manual kini telah di tunjang dengan basis online.

Begitupun dengan BPJS ketenagakerjaan yang dulunya di kenal sebagai Jamsostek, juga turut mengaplikasikan layanannya dengan sistem digital. Salah satunya adalah para peserta bisa melakukan pencairan saldo JHT secara online.

Tentu ini menjadi kabar gembira kepada karyawan atau mantan karyawan untuk mencairkan saldo bpjs ketenagakerjaannya. Mereka tidak lagi perlu lagi repot antri, atau mengisi data lama di kantor BPJS. Hal ini bisa di lakukan di rumah atau di warung kopi yang memiliki fasilitas Wifi.

Oleh sebab itu. Pada kesempatan kali ini, bisnisonlineusaharumahan.com akan memberikan panduan, cara mencairkan bpjs ketenagakerjaan online.

Namun sebelum lanjut kesana. Ada beberapa hal yang perlu di ketahui,

Sesuai dengan peraturan pemerintah (PP) No. 60 tahun 2015 yang berlaku 1 September 2015 bahwa saldo BPJS ketenagakerjaan bisa di cairkan 10%,30%, atau 100% tanpa harus menunggu lama kepesertaan 10 tahun atau umur minimal 56 tahun sesuai dengan aturan sebelumnya. Jadi saat ini kita tidak perlu menunggu lama kepesertaan 10 tahun, meski anda baru bergabung atau bekerja di sebuah perusahaan 5 tahun namun berhenti, kita bisa mengajukan klaim pencairan di kantor BPJS atau melalui online.

Atau jika anda sementara dalam bekerja dan ingin mencairkan dana bpjs sebanyak 10 % hal tersebut juga bisa di lakukan tanpa menutup atau menonaktifkan kartu kepesertaan BPJS yang kita miliki. Kecuali kalau kita keluar dari perusahaan, maka otomatis iuran BPJS tidak terbayarkan maka kita bisa mencairkan sebanyak 100%, dan hal itu otomatis kartu kepesertaan menjadi tidak aktif.

Namun sebelum anda mengajukan permohonan cara mencairkan bpjs ketenagakerjaan online terlebih dahulu menyiapkan kelengkapan berkas untuk pengajuan

  • Fotocopy dan Asli KTP
  • Fotocopy dan Asli kartu peserta BPJS TK/Kartu JAMSOSTEK
  • Fotocopy dan Asli Kartu Keluarga (KK)
  • Fotocopy dan Asli Paklaring (surat keterangan berhenti bekerja)
  • Fotocopy dan Asli buku tabungan bank
  • Penjelasan mengenai surat keterangan berhenti bekerja (paklaring)/ surat keteranagn berhenti kerja

Surat keterangan berhenti bekerja adalah sesuatu yang agak sedikit ribet dalam menjalankan cara mencairkan bpjs ketenagakerjaan online ini, karena kalau berkas yang lain pasti anda sudah memilikinya, kalau surat keterangan berhenti bekerja dari perusahaan itu adalah wajib ketika mengajukan pencairan saldo JHT ketenagakerjaan yang di miliki. Surat ini harus di buat atau di tandatangani oleh pimpinan di mana kita bekerja sebelumnya.

Dan solusinya jika malas berurusan dengan eks kantor kita, surat tersebut bisa di adakan oleh DISNAKER (Dinas tenaga kerja) yang berlokasi sama dengan kantor kita bekerja.

Kemudian yang terakhir jika semua berkas kelengkapan sudah beres, silahkan di scan lalu simpan di flasdisk atau di komputer dalam format pilih salah satu berikut ini .jpeg, .jpg, .png, .bmp, atau .pdf

 

Cara mencairkan bpjs ketenagakerjaan online

cara mencairkan bpjs ketenagakerjaan online

1, Akses website pendaftaran online pengajuan BPJS ketenagakerjaan melalui alamat berikut https://es.bpjsketenagakerjaan.go.id/eklaim/

2. Setelah terbuka, silahkan lengkapi data yang di butuhkan, mulai dari

  • Nomor E-KTP : isi nomor identitas sesuai EKTP Anda, jumlahnya ada 16 digit;
  • Nama lengkap : isi dengan nama lengkap sesuai dengan EKTP;
  • Tanggal lahir : isi dengan tanggal lahir, formatnya DDMMYY. Contoh: 130185;
  • Nomor KPJ : isi dengan nomor KPJ Anda, jumlahnya 11 digit;
  • Alasan klaim : pilih menu drop down yang tersedia;
  • Nomor ponsel : isi dengan nomor ponsel yang masih aktif.
  • Alamat e-mail : isi dengan alamat e-mail yang masih aktif dan Anda pakai.

Setelah selesai, kita akan di mintai memasukkan PIN atau kode verifikasi. Namun sebelum memasukkan kode Verifikasi di formulir e-klaim ini, silahkan periksa ulang terlebih daulu data yang telah di isi, apakah sudah benar? atau masih ada yang ketinggalan.

Jika semua sudah lengkap silahkan klik kolom berikutnya dan isi lengkap jika sudah, PIN serta verifikasi akan di kirimkan melalui email dan SMS.

Jika sudah, masukkan data bank yang di miliki termasuk nama dan nomor rekening. Lalu selanjutnya masukkan berkas pengajuan cara mencairkan bpjs ketenagakerjaan online yang sudah di scan tadi. Jika berhasil, kita akan melihat pemberitahuan dalam kotak merah.

Jika sudah beres semuanya, maka kita tinggal menunggu konfirmasi dari pihak BPJS yang biasanya di sampaiakan lewat email atau melalui SMS.

Silahkan tunggu 1 x 24 jam, dan ketika konfirmasi cara mencairkan bpjs ketenagakerjaan online ini sudah datang, silahkan di print ! dan di bundel dengan 1 map bersama dengan berkas asli serta salinannya. lalu bawa ke kantor cabang BPJS yang di pilih !

 

Demikianlah cara mencairkan bpjs ketenagakerjaan online, tentu ini merupakan cara yang lebih mudah dan simple jika di bandingkan dengan pengajuan pencairan saldo dengan cara langsung ke kantor cabang BPJS ketenagakerjaan. Di mana kita akan melewati antrian dan input data yang lama, tentu ini akan menyita waktu yang agak lama di bandingkan jika kita mengajukan pencairan dana BPJS ketenagakerjaan lewat online atau di sebut juga e-klaim ! namun tetap pilihan ada di tangan anda semuanya. Semoga berguna !


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.