cara berinvestasi di pasar modal

Berikut Cara Berinvestasi di Pasar Modal Untuk Pemula

Cara berinvestasi di pasar modal – Tahukah anda bahwa daya beli uang yang di miliki terus menurun setiap tahunnya di sebabkan karena inflasi, sedangkan tingkat kebutuhan dalam hidup saat ini semakin meningkat. Kita bisa bandingkan harga-harga bahan barang di tahun 1990 dengan harga barang di tahun 2018 harganya bisa meningkat sampai 30 x lipat atau bahkan lebih, misalnya saja harga Mie instan dahulu harganya hanya 100 rupiah saat ini di hargai 3000 rupiah.

Lalu pertanyaannya bagaimana cara mengatasi penurunan daya beli uang yang kita miliki ? Jawabannya adalah investasi, yah benar investasi. Secara umum investasi terbagi 2 yaitu investasi real dan investasi keuangan, Investasi di sektor real seperti Properti dan emas, sedangkan di sektor keuangan seperti pasar modal.

 

Lalu bagaimana cara berinvestasi di pasar modal ?

Saat ini salah satu cara berinvestasi di pasar modal adalah dengan bergabung di perusahaan sekuritas, ada beberapa perusahaan sekuritas seperti BNI Securities, Indoprimier dan juga ada Mandiri Securitas. Pada Mandiri Securitas anda bisa berinvestasi di instrument investasi seperti saham, surat utang atau obligasi, dan reksadana sesuai dengan tujuan investasi yang di inginkan.

 

Saham

sebagai produk utama di pasar modal, saham juga di kenal sebagai surat berharga yang menjadi bukti kepemilikan investor dalam sebuah perusahaan. dengan berinvestasi di saham investor akan menerima deviden atau bagi hasil secara berkala atau capital game yang artinya ketika investor menjual kembali saham yang di milikinya.

Tahukah anda bahwa dengan berinvestasi di instrument saham selama 20 tahun terakhir ini telah memberikan imbal hasil 18%-20% per tahunnya. Nilai itu jauh lebih tinggi di bandingkan dengan imbal hasil dari deposito sebesar 6%-8% pertahunnya.

Obligasi

Produk lain yang bisa di pilih di pasar modal adalah obligasi

Obligasi atau surat utang adalah surat bukti utang yang di terbitkan oleh pencari dana bagi para investor. Investor akan mendapatkan hasil dari investasi berupa kupon undian dari perusahaan atau bisa jga dengan capital game karena kenaikan harga di pasar secunder.

Reksadana

selain saham dan obligasi investor juga bisa berinvestasi di reksadana. Reksadana adalah wadah yang di gunakan untuk menghimpun dana dari para pemodal. Dana ini, akan di investasikan ke saham, obligasi atau deposito sesuai dengan yang di pilih oleh manajer investasi

Berikut Video cara register di mandiri securitas

 Ketiga investasi tersebut dapat anda pilih sesuai dengan karakterisitik dan imbal hasil yang di inginkan, di sisi lain kita perlu mempertimbangkan resiko yang di timbulkan oleh instrument investasi itu,

Jika anda menginginkan imbal hasil dalam jangka waktu menengah yaitu 1-5 tahun dengan profil resiko konservatif maka tempatkan sebagian besar dana anda di instrument investasi obligasi dan reksadana dengan penghasilan tetap setiap bulannya.

Namun jika anda memiliki tujuan investasi jangka panjang dengan profil resiko yang agresif maka tempatkan sebagian besar dana anda di instrumen investasi saham atau membeli reksadana yang mayoritas portfolionya ada di saham.

 

Tips Untuk Meminimalisir Resiko Investasi

  • pergunakan dana lebih anda dan mulailah dengan jumlah yang kecil
  • Pilihlah perusahaan sekuritas yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia serta di Awasi oleh OJK
  • Mulailah investasi sedini mungkin

Baca juga : Investasi yang menguntungkan

Demikianlah cara berinvestasi di pasar modal, adapun untuk langkah teknisnya silahkan kunjungi salah satu situs perusahaan sekuritas yang saya sebutkan di atas, silahkan lakukan register, lengkapi data yang di perlukan, lalu silahkan isi form pembukaan rekening yang di kirimkan. Jika kita benar-benar awam. Pada mandiri securitas mereka menyediakan learning/pembelajaran untuk pemula dalam melakukan investasi.


loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *