budidaya bebek petelur

Panduan Lengkap Buat Pemula : Cara Budidaya Bebek Petelur

Berikut Ciri-ciri dan tingkat produktifitas telur dari masing-masing jenis Bebek.

1. Itik Alabio

Itik alabio awalnya banyak di kembangkan di daerah Kalimantan Selatan, terutama di kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), dan Hulu Sungai Tengah, dan utara.

Itik Alabio kemudian banyaklagi di jumpai di propinsi Sulawesi Selatan, karena produktiftas dan manfaat telur ini sangat baik. Selain produktifitas dari telur yang baik. Dagingnyapun dari Itik Alabio juga baik di gunakan untuk tujuan budidaya.

Tingkat produksi telurnya per ekor per tahun yakni, 220 sampai dengan 250 butir.

Sedangkan untuk daging, Itik Alabio memiliki bobot yang lebih tinggi jika di bandingkan dengan Itik Bali, dan Itik Tegal.

Ciri-Cirinya sebagai berikut :

Warna bulu coklat yang berbintik putih di seluruh badan

Ada garis putih di sekitaran mata

warna bulu pada itik jantan cenderung lebih gelap di bandingkan dengan betina

Untuk Jantan memiliki beberapa helai bulu suri di bagian sayap yang berwarna hijau kebiruan nan mengkilap.

Untuk paruh serta kakinya warna kuning terang.

 

Itik Magelang

Berasal dari daerah Sempu, Ngadirejo, Kec. Secang, Magelang, Jawa Tengah. Namun karena perkembangan dan tingkat populasinya yang cukup baik, maka Itik Magelang sudah banyak di temukan sampai di Ambarawa, dan Temanggung.

Tingkat produktifitas telur dari Itik Magelang, bisa sampai 130 – 145 butir /ekor/tahun.

Untuk mengetahui apakah ini Itik magelang atau bukan.

Berikut Ciri-cirinya :

  1. Untuk jantan dia memiliki seperti kalung berwarna putih dengan tebal 1 – 2 cm di leher.
  2. Untuk warna khusus bulu dada, punggung dan paha di dominasi warna coklat tua dan muda.
  3. Ujung sayapnya berwarna putih bersih
  4. Paruh dan Kakinya hitam kecoklatan

 

Itik Mojosari

Itik Mojosari, merupakan salah satu varian itik atau Bebek unggul yang banyak di kembangkan di Indonesia, karena selain rasa dagingnya yang di gemari, juga hasil telurnyapun lebih besar. Hingga banyak warga yang memilih jenis Itik Mojokerto ini sebagai budidaya bebek petelur andalan. Dan telah terbukti, ia bisa menghasilkan dengan tekhnik budidaya tradisional maupun dengan sistem intensif.

Itik Mojosari itu, berasal dari Mojokerto Jawa Timur. dan di bagi menjadi 2 kelompok yaitu Mojosari putih dan Mojosari Coklat. Untuk tingkat produktifitas telur ia bisa sampai 230 – 250 butir/ekor/tahun

Berikut Ciri-cirinya !

  1. Warnanya kemerahan dengan variasi warna hitam.
  2. Itik Mojosari Jantan terdapat satu atau dua helai bulu yang melengkung di bagian sayap.
  3. Untuk paruh dan kaki cenderung gelap atau hitam

 

Itik Mojosari Alabio

Merupakan itik hasil persilangan antara Itik Alabio dan Itik Mojosari. Tujuannya adalah untuk menemukan spesies Bebek yang waktu bertelur pertama lebih cepat, pertumbuhan badan cepat, serta konsistensinya dalam bertelur juga bagus.

Itik MA ini bisa mencapai 250-260 butir per ekor/tahun, dengan bobot telur 69,7 gram. Bukan itu saja, Itik Ma ini memiliki tingkat adaptasi yang cukup baik di lingkungan yang baru.

 

Itik Cihateup

Merupakan varian unggulan lokal di daerah Jawa Barat,  dengan jumlah produksi telur per ekor per tahun bisa sampai 290 butir. Berkembang di daerah Tasikmalaya, namun cukup potensial di kembangkan di daerah lain, karena tingkat adaptasinya terhadap lingkungan yang cukup baik.

 

Itik Tegal

Sesai dengan namanya, ia berasal dari Brebes atau tegal namun memiliki populasi yang tersebar sampai ke Jawa Tengah, Jawa Barat, Dan daerah pantura.

ciri-cirinya :

Warna bulu dominan kecoklatan merata pada seluruh bagian tubuh, dan warna coklat itu lebih menonjol di bagian dada, punggung dan sayap di bagian luar.

  • Paruh dan kaki hitam
  • Warna mata merah dan kepalanya yang kecil.
  • Bentuyk paruh panjang dan melebar di ujungnya.
  • Bentuk leher panjang, bulat nan menjulur.
  • Ujung bulu-bulu sayapnya saling mneutupi di atas ekor Itik, serta punggung sayap menempel erat di badan.
  • Bentuk seluruh badan lebih tegak, langsing, dan langkahnyapun kelihatan tegak

 

Itik Bali

Merupakan itik unggulan lokal di daerah Bali dan Lombok, bentuk dari Itik Bali lebih mudah di tandai di badingkan dengan Itik atau bebek yang lain, sebab  warnanya bulunya lebih terang, paruh dan kakinya berwarna abu-abu gelap, memiliki jambul di atas kepala, serta lehernya kecil dan memanjang.

Untuk produksi telur, ia kurang lebih sama dengan itik Magelang.

 

Demikianlah beberapa jenis itik yang banyak di budidayakan di Indonesia, dan telah di kenal sebagai jenis spesies itik yang memiliki tingkat komersil yang cukup baik. Karena ia bisa di kembangkan dengan sistem tradisional maupun semi intensif, dan terlebih intensif.

 

Nah, setelah kita memiliki sedikit pengetahuan dan pemahaman mengenail karakteristik dan jenis Itik yang banyak di budidaya oleh petani, maka selanjutnya adalah bagaimana cara beternak bebek petelur yang baik untuk pemula. Simak uraian berikut ini :


loading...

One thought on “Panduan Lengkap Buat Pemula : Cara Budidaya Bebek Petelur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.