Analisa Usaha Ayam Potong Mulai Dari Biaya Sampai Keuntungannya

Analisa usaha ayam potong – yah, itulah yang akan kita bahas pada kesempatan kali ini, Jika anda telah membaca artikel Panduan dasar cara ternak ayam potong buat pemula, maka saya anggap kalian sudah memiliki bekal pengetahuan sebagai seorang peternak.

Maka pada pertemuan kali ini, kita akan menganalisis budidaya ayam potong. Analisis usaha budidaya ayam potong yang di maksudkan pada artikle ini adalah dasar perhitungan biaya yang di keluarkan serta potensi keuntungan yang bisa di dapatkan.

Baiklah kita langsung saja,

analisa usaha ayam potong

Berikut Analisa Usaha Ayam Potong Untuk 1.000 Ekor Ayam

  • Pemeliharaan ayam menggunakan kandang postal
  • Luas tanah yang di pakai 200 m persegi dengan sewa pertahun.
  • Bahan kandang berasal dari bambu, alas dinding berasal dari batu bata yang di pleseter setinggi 30 cm sedangkan atasannya dengan tinggi kurang lebih 1,7 meter terbuat dari bilah-bilah bambu, atap terbuat dari genteng, serta lantainya tanah.
  • Sedangkan untuk ukuran kandang keseluruhan, tinggi bagian pinggirnya 2,5 m, lebarnya 5 m, dan lebar bagian pinggir / tepi kandang 1,5 m.
  • Lokasi kandang dekat dengan sumber air dan listrik.
  • Memakai alat penghangat dengan bahan bakar gas (brooder/gasolec)
  • Lampu listrik sebagai alat penerang di malam hari
  • ternak di mulai dari DOC ( umur 1 hari )
  • Alas kandang kita pakai sekam padi
  • Jenis pakan yang di persiapkan dan di berikan ke ayam potong yaitu BR-1 untuk umur 0-1 bulan sedangkan 4-6 minggu kita pakaikan pakan BR-2
  • Asumsi kematian ayam bagi peternak ayam potong, normalnya berada di angka 6%
  • Dengan lama pemeliharaan 40 hari
  • Asumsi harga ayam hidup perKGnya yaitu Rp. 2.500 walau lebih dari pada itu.
  • Nilai atau harga pupuk kandang Rp. 60.000
  • Penyusutan kandang berdasarkan kekuatan bahan yang di gunakan yaitu bambu, batau bata, serta genteng di asumsikan layak pakai sampai 6 tahun, sedangkan untuk peralatannya sampai 5 tahun.
  • Bunga dari pembiayaan atau bank 1,5% ( kalau pakai kredit bank )

 

Seperti itulah gambaran dasar pola ternak dan pemeliharaan yang di sajikan dalam analisis usaha ayam potong ini. Setelah kita mengetahui keadaan tersebut maka untuk mendapatkan berapa keuntungan yang di dapat. Maka, kita perlu mengetahui modal atau biaya yang di keluarkan.

Adapun biaya yang di sebutkan di sini merupakan asumsi dasar. Harga sewaktu-waktu akan berbeda sesuai dengan lokasi dimana ayam potong di pelihara dan di jual.

Karena artikel ini hanya berupa analisa usaha ayam potong untuk mendapatkan berapa besar pengeluaran dan berapa keuntungan atau laba yang di dapat. Maka gambarannya sebagai berikut :


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.