Bisnis  

Proses Pengemasan Produk Makanan

Proses Pengemasan Produk Makanan
ProductNation

http://bisnisonlineusaharumahan.com – Proses Pengemasan Produk Makanan. Ingin tahu bagaimana proses Pengemasan suatu produk makanan? mulai dari pembuatan coding sampai pada tahap terakhirnya.

Tentunya proses Pengemasan kali ini yakni menggunakan plastik untuk membungkus setiap produk makanannya.

Hasil produk yang sudah dikemas inilah yang nantinya akan dipasarkan untuk dijual kembali agar bisa sampai kepada konsumen.

Yuk, simak penjelasannya berikut ya.

Proses Pengemasan Produk Makanan

1. CODING EXPIRED

Coding expired adalah pemberian tanggal mengenai ketahanan suatu produk pada jangka waktu yang telah ditentukan.

Expired ini yang nantinya berfungsi sebagai tanda sampai kapan produk makanan tersebut masih bisa dikonsumsi.

Apabila sudah melebihi batasnya maka produk tersebut sudah tidak bisa dikonsumsi lagi.

Nah, untuk proses pemberian tanggal expired sendiri yakni dengan menggunakan alat khusus yang cara penggunaannya hanya dengan

menempelkan alat tersebut pada label produk yang telah dibuat, hasilnya akan langsung terlihat pada label berupa tanggal sebagai batas waktu konsumsi.

Pemberian coding expired ini merupakan langkah pertama yang harus anda lakukan dalam proses pengemasan produk.

2. MEMASUKAN LABEL

Selanjutnya yakni memasukan label yang sudah dicoding pada ujung plastik kemasan, hal ini bertujuan untuk bisa melindungi kebersihan dari labelnya.

Setelah dimasukan maka lakukan proses siller pada kemasan plastik dengan memberikan jarak sedikit antara label dengan bagian lubang yang akan di siller.

Siller adalah proses penutupan lubang plastik dengan cara merekatkannya agar produk makanan bisa tetap terjaga.

Melakukan proses siller tentunya cukup mudah yakni dengan mendiamkan terlebih dahulu mesinnya sampai sedikit panas, lalu jepitlah lubang plastik yang akan ditutup dan tunggu proses sampai plastik sudah merekat.

3. PENIMBANGAN

Langkah selanjutnya yakni menimbang terlebih dahulu produk makanan sesuai ukuran yang telah ditentukan,

setelah pengukuran sudah tepat maka anda bisa langsung memasukannya ke dalam plastik.

Masukan produk makanan pada plastik dengan rapih serta tetap menjaga kehigienisannya.

4. SILLER

Setelah selesai menata produk makanan yang telah dimasukan kepada plastiknya maka lakukan kembali Siller pada ujung plastik yang akan ditutup.

Lakukan siller dengan proses yang sama pada poin sebelumnya.

5. DOUBLE VACUM SILER

Double vacum siller ialah proses terakhir tahap pengemasan dengan melakukan pemanasan pada kemasan produk agar kemasan tersebut menjadi lekat dan terlihat padat.

Nah, itulah proses pengemasan dari suatu produk makanan menggunakan plastik.

Untuk Setiap proses sillernya tentunya menggunakan alat khusus yakni alat siller perekat plastik baik itu untuk merekatkan dan memberikan pemanasan pada kemasannya agar produk yang dikemas terlihat lekat dan padat.

Proses siller kemasan sendiri yakni untuk menjaga produk dengan aman agar tidak mudah terkena udara yang menyebabkan makanan tersebut cepat membusuk.

Proses pengemasan untuk berbagai produk makanan lainnya apabila menggunakan plastik tentunya akan sama seperti yang telah diuraikan diatas.

Catt :

Untuk ukuran plastik baik itu ketebalan, panjang sampai lebarnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan ya.

Pastikan bahwa plastiknya masih bisa digunakan pada mesin siller untuk proses perekatannya.

Dapatkan selalu informasi terupdate, tips dan mengenai dunia usaha dan keuangan hanya di situs kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!