Bisnis  

Sistem Upah Di Konveksi

Sistem Upah Di Konveksi
KompasMoney

Sistem Upah Di Konveksi

http://bisnisonlineusaharumahan.com – Sistem Upah Di Konveksi. Pada usaha garment tentunya secara job produksinya selalu ada dan banyak sekali, karena itu secara finansialnya akan cukup stabil.

Untuk sistem upahnya sendiri usaha garment sudah bisa menentukan gaji tetap untuk para karyawan setiap bulannya, bisa ditambah dengan bonus apabila pekerja bisa memenuhi ketentuan tertentu.

Berbeda dengan usaha konveksi, karena usaha konveksi secara job produksinya belum stabil, belum tentu ada setiap waktunya serta secara jumlah pesanannya pun masih terbatas.

Sehingga agar bisa tetap memberikan upah kepada para pekerjanya maka digunakanlah sistem upah borongan.

Apa itu upah borongan?

Sistem upah borongan adalah pekerja akan diberikan gaji sesuai jumlah produksi yang mereka hasilkan.

Bisa dikatakan upah borongan ini tergantung pada seberapa banyak hasil produksi pakaiannya.

Tentunya upah pekerja sendiri diambil dari produk yang sudah terjual dimana setiap hasil pendapatan produk inilah yang nantinya akan dihitung serta dibagi untuk beberapa keperluan.

Seperti contoh dalam satu produk pakaian yang sudah diproduksi bernilai harga sebesar Rp 30.000. Nah, harga itu dibagi untuk 3 keperluan yakni untuk gaji pekerja,

biaya makanan serta kebutuhan aksesori pakaian dan sisanya untuk owner pemilik bisnis serta pembiayaan operasionalnya.

Pembagian Hasil Dari Per Satu Produksi Pakaian

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa bagi hasil untuk setiap produksi pakaian pada usaha konveksi itu dibagi untuk gaji para pekerja, biaya makanan ditambah keperluan aksesoris dan yang terakhir adalah untuk owner (pemilik usaha) serta dengan biaya operasionalnya.

Perlu diketahui pada usaha konveksi ada beberapa jenis pekerja selain penjahit yakni pada bidang steam, finising, kontrol dan packing untuk proses terakhir.

Apabila anda seorang pemilik usaha konveksi tentu harus memahami bagaimana caranya menyesuaikan dan membagi rata pendapatan

setiap hasil produksi untuk modal bahan baku, operasional dan gaji para pekerjanya.

Menentukan Harga Setiap Satu Produk Pakaian

Untuk menentukan harganya tentunya karena menggunakan jasa penjahit, maka haruslah dikonsultasikan serta didiskusikan terlebih dahulu antara kepala produksi dan

kepada penjahitnya secara langsung untuk bisa menentukan harga berdasarkan proses pembuatan setiap pakaiannya.

Harga per pakaian biasanya ditentukan berdasarkan aksesoris tambahan, model, motif dan pada tingkat kesulitannya.

Sehingga pada produksi Baju dinas tentunya akan berbeda dengan proses produksi kaos biasa saja.

Nah, itulah sedikit informasi mengenai sistem upah pada usaha konveksi yang harus anda ketahui apabila anda akan membangun usaha dibidang ini.

Dapatkan selalu informasi terupdate, tips dan mengenai dunia usaha dan keuangan hanya di situs kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!