Resesi Ekonomi Di Indonesia Jangan Sampai Terjadi!

http://bisnisonlineusaharumahan.com – Berita yang sedang marak diinformasikan yakni mengenai pernyataan yang Sri Mulyani menteri keuangan di Indonesia yang menduga Indonesia memiliki potensi menjadi negara resesi ekonomi. Resesi Ekonomi Di Indonesia Jangan Sampai Terjadi!

Resesi Ekonomi Di Indonesia Jangan Sampai Terjadi!
Detik.com

Resesi Ekonomi Di Indonesia Jangan Sampai Terjadi!

“Situasi kita berisiko 3% untuk mengalami resesi ekonomi, dibandingkan negara lain yang memilki potensi untuk bisa mengalami resesi jauh diatas 70%. Ini berarti kita terlena, tetapi kita tetap waspada.” Berikut ulas menteri keuangan Indonesia dalam sebuah konferensi APBN, Kamis (23/06/2022). Resesi Ekonomi Di Indonesia Jangan Sampai Terjadi!

Sebenarnya apasih maksud resesi ekonomi itu?

Resesi artinya kemunduran dan Indonesia terancam resesi ekonomi artinya adalah suatu kondisi dimana suatu negara terancam mengalami kemunduran dalam segi ekonominya.

Seperti yang disebutkan oleh kementrian keuangan Indonesia bahwa potensi negara Indonesia mengalami resesi ekonomi itu 3%.

meskipun terlihat sangat rendah MK ini memberitahukan agar Indonesia bisa tetap waspada agar sampai terjadi resesi ekonomi.

Apa saja ya faktor penyebab resesi ini?

Berdasarkan ditinjau dari beberapa sumber informasi, faktor penyebab terjadi resesi ekonomi adalah pertumbuhan GDP yang negatif selama 2 kuartal berturut-turut.

Dimana menjadi 2 poin faktor penyebab resesi ekonomi yakni pertumbuhan GDB yang negatif serta dalam waktu 2 Kuartal secara berurutan.

GDB atau pendapatan domestik bruto sendiri maksudnya adalah potret
prodiktivitas disebuah negara.

Dimana produktivitas sendiri dilihat dari beberapa aspek yakni banyaknya konsumsi masyarakat, Pengeluaran negara (belanja negara), investasi di sektor RIIL serta kegiatan ekspor yang dikurangi impor.

Nah, akumulasi dari semua aspek produktivitas inilah yang disebut GDB.

Disebut pertumbuhan GDB yang negatif adalah dimana apabila hasil data yang didapatkan menurun dari tahun sebelumnya, berlaku juga untuk kuartal.

Dimana apabila 2 kali berturut-turut terjadi pertumbuhan GDB negatif dengan masa atau waktu yang panjang, maka barulah disebut dengan resesi ekonomi.

Kalo lebih parah dari itu bisa mencapai kondisi depresi ekonomi.

Apakah Indonesia benar-benar akan mengalami resesi ekonomi?

Jawabannya belum tentu, karena resesi ekonomi dilihat dari data, sedangkan sampai saat ini syuukurnya di Indonesia masih memilki pertahanan ekonomi yang juat. Kewaspadaan juga bisa menjadi modal utama agar negara kita tidak sampai mengalami resesi ekonomi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!