Proses Produksi Minyak Goreng

Proses Produksi Minyak Goreng
CNBC Indonesia

Proses Produksi Minyak Goreng

http://bisnisonlineusaharumahan.com – Proses Produksi Minyak Goreng. minyak goreng adalah salah satu kebutuhan sehari-hari rumah tangga setiap masyarakat.

Ternyata minyak goreng itu bisa dari beberapa sumber bahan dasar pembuatannya, ada yang berasal dari nabati dan hewani.

Namun, minyak goreng yang umum digunakan adalah yang dibuat dari jenis nabati yakni berbahan dasar dari tanaman khusus penghasil minyak.

Ingin tahu proses cara pembuatannya?

Cara pembuatannya tentu membutuhkan waktu yang lama lohh, karena harus melalui setiap tahap dari proses pembuatannya hingga bisa sampai akhir yakni hasil minyak goreng yang berkualitas.

Pembuatan minyak goreng tentunya tidak bisa diproduksi sendiri sebab kebutuhan yang semakin banyak dan bertambah mengharuskan proses produksinya menggunakan alat teknologi yang canggih.

Berupa mesin mesin besar yang ada di suatu pabriknya.

Karena minyak goreng yang digunakan pada umumnya adalah berbahan dasar nabati yakni kelapa sawit, kami akan memberitahukan cara pembuatannya sampai menjadi produk minyak gorengnya.

Berikut Tahapan Dari Produksinya

1. MEMETIK TANDAN BUAH SEGAR

Kelapa sawit yang sudah matang dipetik, dan dikumpulkan sebanyak-banyaknya.

2. DIBAWA KETEMPAT SORTIR

Setelah itu, sawit yang sudah dikumpulkan lalu dibawa ketempat sortir.

Tujuannya yakni untuk bisa memilih jenis sawit mana yang sudah memenuhi kualifikais tertentu atau menentukan mutu buahnya yang bagus untuk diproduksi minyak tanah.

3. DIBAWA KE PABRIK

Setelah hasil seleksi pemilihan, maka buah-buah sawit tersebut dibawa ke pabrik untuk diproduksi lebih lanjut menggunakan mesin-mesin khususnya.

Berikut tahapan memproduksi minyak goreng yang akan dilakukan disetiap pabrik.

a). Ditimbang

Semua buah sawit ditimbang terlebih dahulu agar nantinya produsen bisa menentukan jumlah untuk hasilnya.

b). Dikukus

Lalu setelah ditimbang buah sawit dikukus menggunakan mesin besar dengan menggunakan uap air sangat panas yakni untuk 2,2 – 3 kg dalm waktu 90 menit.

Dalam tahap ini dilakukan juga sterilisasi untuk membersihkan enzim yang akan merusak dari kualitas minyak goreng itu sendiri.

c). Pemerasan

Setelah itu, dilakukanlah pemerasan untuk mengambil minyak dari inti buah yang dipisahkan dari cangkangnya.

Kumpulan buah dari tandan yang sudah dipisahkan tadi itu sendiri bisa diproduksi menjadi bahan bernilai fungsi tinggi yakni seperti untuk kasur dan barang berbahan busa lainnya.

Setelah itu buah dimasukan kepada mesin pencacah yakni untuk memisahkan biji buah dari cangkangnya, lalu di press dalam suhu 80⁰C-90⁰C yang nantinya akan menghasilkan minyak goreng mentah.

d). Disaring

Setelah menjadi minyak goreng mentah yakni berupa minyak yang masih terampil dengan serat-serat yang ada pada buah kelapa sawit nanti disaring kembali.

Proses tersebut disebut dengan filterisasi minyak goreng dari ampasnya.

Setelah itu barulah hasil penyaringan ini diproses kembali untuk dimurnikan.

e). Dimurnikan

Minyak goreng hasil penyaringan lalu dimurnikan (Vacumdriyer) yakni akan menghasilkan minyak murni yang bisa diproduksi menjadi 2 jenis yakni berbentuk minyak padat dan cair.

Minyak berbentuk padat contohnya seperti mentega dan minyak cair seperti minyak goreng.

Setelah itu, minyak goreng murni tersebut diproses uang kembali untuk bisa menghasilkan minyak goreng yang memiliki kualitas tinggi.

Setelah selesai proses produksi minyak goreng barulah dikirim ke tempat khusus pengemasannya.

4. DIDISTRIBUSIKAN

Setelah dikemas baik itu dalam bentuk kemasan plastik atau dirgen, minyak goreng tersebut akan didistribusikan ke berbagai tempat.

Baik itu ke perusahaan bisnis minyak goreng besar maupun kecil. Sampai ke kios-kios, warung, pasar dan lainnya.

Nah, itulah informasi mengenai cara pembuatan dari minyak goreng.

Dapatkan selalu informasi terupdate, tips dan mengenai dunia usaha dan keuangan hanya di situs kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!