Bisnis  

Perbedaan Konveksi Dan Garment

Perbedaan Konveksi Dan Garment
Ladara

Perbedaan Konveksi Dan Garment

http://bisnisonlineusaharumahan.com -Perbedaan Konveksi Dan Garment. Hal yang paling sering diketahui banyak orang bahwa konveksi dan garment itu sama-sama memproduksi pakaian,

dengan kapasitas jumlah yang lebih besar dari penjahit biasanya.

Padahal, pada konveksi dan garment tentunya memiliki perbedaan juga lohh baik itu dalam segi tenaga kerja, sistem produksi sampai pada kemampuan produksinya.

Untuk itu, mari ketahui apa saja perbedaan dari konveksi dan garment, simak penjelasannya berikut ya.

》 PADA KONVEKSI

Pada usaha konveksi dilihat dari ketenagakerjaannya memiliki keterbatasan yakni maksimal 30 orang – 35 orang.

Karena memilki sifat fleksibel sehingga terkadang ada double bidang ketenagakerjaannya yang dilakukan oleh pekerjanya,

seperti contoh pada bidang memotong ditambah dengan bidang pembeli bahan baku produksi dilakukan oleh orang yang sama (satu orang).

Pada sistem usahanya juga pada konveksi belum terstruktur baik itu pada bidang keorganisasiannya, struktur, bagian-bagian ketenagakerjaan sampai kepada manajemennya.

Sehingga sistem pada usaha konveksi sering dianggap belum tertata dengan rapih.

Selain itu, karena konveksi masih termasuk kepada jenis home industri maka produksi setiap jenis pakaiannya masih terbatas, untuk satu model maksimal pembuatannya sampai 500 pcs.

Jumlah produksinya fleksibel juga bisa diatas 500 bisa juga dibawah 100 buah.

Sehingga untuk setiap bulannya konveksi tentunya hanya mampu memproduksi pakaian maksimal dari 5000 buah sampai 10.000 buah apabila untuk konveksi yang sudah mulai berkembang.

Terakhir yakni dilihat pada segi peralatannya pun masih terbatas.

》 PADA GARMENT

Berbeda dengan garment yang cakupannya sudah besar, berskala besar. Sehingga pantas saja jika pada usaha ini secara sistem,

struktur sampai manajemennya pun sudah harus dimiliki.

Sebab apabila tidak, banyak dari mereka justru malah gulung tikar akibat sistem yang digunakan tidak terstruktur.

Secara ketenagakerjaan tentunya membutuhkan banyak pekerja, minimal jumlah pekerja pada garment itu seratus pekerja.

Karena garment pemasaran produknya sudah bisa mencakup ke ranah bisnis pashion internasional maka untuk produknya sudah bisa digunakan layak sampai ke mancanegara,

sehingga hal ini menjadi salah satu alasan mengapa pada usaha garment pekerjanya harus banyak sekali, karena target mereka sangat banyak sehingga para pekerja diharuskan bisa mengejar target produksi tersebut juga.

Secara jumlah produksinya garment memberikan batasan yakni minimal 1000 pcs untuk setiap produksinya karena pembeli akan mendapatkan harga yang lebih murah.

Terakhir dilihat secara peralatannya pun sudah menggunakan alat-alat canggih dan lengkap untuk proses produksinya,

hal ini bisa menjamin terhadap kualitas produk yang lebih baik untuk konsumennya.

Karena pada usaha garment juga sudah banyak bekerja sama dengan perushaan-perusahaan bisnis serta sebelum pemesanannya sudah melakukan perjanjian dari kedua belah pihak

yang menjadikan terjaminnya kualitas produk yang dibuat lebih baik.

Garment sendiri merupakan hasil perkembangan dari usaha konveksi yang sudah berkembang.

Nah, itulah perbedaan-perbedaan yang ada pada konveksi dan garment.

Dapatkan selalu informasi terupdate, tips dan mengenai dunia usaha dan keuangan hanya di situs kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!