Alasan Negara Indonesia Importir Gandum Terbesar 

Alasan Negara Indonesia Importir Gandum terbesar 
Detik News

Alasan Negara Indonesia Importir Gandum Terbesar

http://bisnisonlineusaharumahan.com – Alasan Negara Indonesia Importir Gandum Terbesar. Berdasarkan data BPS ternyata Indonesia menjadi salah satu negara pengimpor gandum terbesar di dunia.

Gandum pada awal kemunculan Irak muncul di wilayah laut merah dan laut mediterania, setelah itu menyebar ke negara-negara sekitar seperti turki, dan lainnya.

Pada tahun 1969 Indonesia menjadi tahun pertama kali mengadopsi gandung dari negara Amerika Serikat (AS).

Ada dua alasan mengapa negara Indonesia menjadi pengimpor terbesar, yuk simak penjelasannya berikut.

1. BAHAN DASAR MAKANAN 

Impor dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yakni mulai dari tahun 1993 dengan mengadopsi 2,53 ton sampai tercatat pada tahun 2019 mengadopsi 11 ton gandum.

Makanan yang berbahan dasar gandum di Indonesia ternyata sangat banyak sekali yakni seperti roti, kue, makanan gorengan, mie instan, cemilan, baso dan masih banyak lagi lainnya.

Menurut BPS konsumsi per kapita dari gandum ditahun 2019 oleh penduduk Indonesia mencapai 30,5 kg/tahun, sedangkan konsumsi makanan pokok seperti beras penduduk Indonesia perkapitanya sebesar 27 kg/tahun.

Ternyata Indonesia juga lebih banyak mengkonsumsi gandum dibanding dengan mengkonsumsi makanan poko seperti beras.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) impor gandum dan meslin Indonesia mencapai 4,36 juta ton dengan nilai US$1,65 miliar sepanjang Januari-Mei 2022. Impor gandum Indonesia terbesar berasal dari Australia, yakni mencapai 1,57 juta ton dengan nilai US $585,6 juta dalam 5 bulan pertama tahun ini. (Sumber : databoks.katadata.co.id)

2. BUDIDAYA GANDUM TIDAK COCOK DI INDONESIA 

Ternyata ketidakcocokan budidaya lahan di Indonesia menyebabkan negara ini harus memulainya ke luar negeri.

Beras dan kedelai merupakan 2 komoditas yang masih bisa ditanam di Indonesia.

Yang memperkuat adalah ketergantungan impor ini bisa berdampak negatif bagi pertahanan pangan di Indonesia.

Untuk itu, perlu mencari solusi sebagai alternatif agar bisa mengurangi hubungan negara Indonesia dalam adopsi gandung ke luar negeri.

Nah, itulah dua alasan yang menyebabkan negara Indonesia harus didasarkan pada kebutuhan pokok bahan dasar pembuatan makanan untuk konsumsi masyarakatnya,

sedangkan budidaya gandum di Indonesia memang tidak cocok. Hal ini menimbulkan kebutuhan yang membutuhkan konsumsi sehingga mengharuskan impor ke luar negeri.

Di antara negara yang menikmati ke Indonesia adalah Ukraina, Kanada, Argentina, Amerika Serikat, dan Australia.

Dapatkan selalu informasi terupdet, tips dan mengenai dunia usaha dan keuangan hanya di situs kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!