Model Pengembangan Ekonomi Kreatif

Model Pengembangan Ekonomi Kreatif

Oregon Ekonomi, Model Pengembangan Ekonomi Kreatif

http://bisnisonlineusaharumahan.com – Model Pengembangan Ekonomi Kreatif (PEK) ini merupakan seperti bangunan yang memiliki pondasi, atap serta pilar-pilarnya. Pondasi PEK ini merupakan bentuk dari kreativitas manusianya sendiri, yang memiliki kemampuan untuk terus mengembangkan gagasan untuk keberlangsung dan perkembangan ekonomi. Pilar-pilar dari PEK ini memiliki beberapa jenis yakni sumber daya, industri, pembiayaan, pemasaran, teknologi dan ada infrastruktur.

Pondasi dan pilar-pilar ini tentunya tidak akan berjalan efektif jika tidak disertai dengan dukungan dari kelembagaan yang nantinya akan menunjang ekonomi kreatif (PEK) sendiri. Kelembagaan ini berupa pemerintahan, bisnis, intelektual dan juga komunitas.

Pondasi Perkembangan Ekonomi Kreatif (PEK)

Pondasi dari PEK ini dengan adanya orang-orang Kreatif. Orang-orang Kreatif merupakan modal dasar pengembangan ekonomi kreatif. Menurut Richal Florida, orang kreatif memiliki strata Kreatif yang dapat menciptakan bentuk baru yang memiliki arti.

Dalam bukunya yang berjudul “The Rise of Creativity Class”, Richard Florida menyatakan bahwa strata Kreatif terdiri dari dua komponen utama yaitu inti super kreatif dan pekerja profesional kreatif.

1. Inti Super Kreatif (Inti Super Kreatif)

Strata kreatif ini terdiri dari ilmuwan dan arsitek, insinyur, profesor di universitas, pujangga dan pengarang cerita, seniman, hiburan, aktor, desainer dan arsitek, editor, tokoh budaya, analisis, pembuat film dan peneliti kreatif lainnya yang terlibat secara intensif.

2. Pekerja Profesional Kreatif (Creative Professional)

Orang kreatif strata ini pada umumnya bekerja pada industri yang memiliki karakteristik : Pengetahuan-intensitas seperti industri yang berbasis teknologi tinggi, berbasis jasa layanan keuangan dan hukum, praktisi kesehatan dan teknikal, serta manajemen bisnis.

Pilar Utama Model Perkembangan Ekonomi Kreatif (PEK)

1. Sumber Daya Pendukung

Sumber daya pendukung, baik sumber daya alam industri maupun sumber daya budaya merupakan masukan yang dibutuhkan dalam proses penciptaan nilai tambah karya kreatif.

2. Industri

Industri merupakan bagian dari kegiatan masyarakat yang terkait dengan produksi, distribusi, pertukaran, serta konsumsi produk atau jasa.

3. Pembiayaan

Lembaga pembiayaan yang berperan dalam mengalirkan biaya kepada pelaku usaha/industri yang membutuhkan, baik dalam bentuk modal/ekuitas kredit/kredit.

Pembiayaan ini bisa bersifat dari bank-bank konvensional maupun nonkonvesional.

4. Pemasaran

Yaitu dengan pemasaranlah karya kreatif bisa memiliki nilai ekonominya. Untuk menentukan pasar bagi industri kreatif diperlukan riset pasar tentang selera pasar dan teknik pemasaran yang efektif sehingga karya kreatif tersebut dapat diterima pasar dengan nilai yang tinggi.

5. Teknologi dan Infrastruktur

Teknologi suatu entitas baik material dan nonmaterial, yang merupakan aplikasi dari proses mental atau mencapai nilai tertentu. Tantangan yang tidak kalah penting adalah penyediaan infrastruktur, selain infrastruktur fisik seperti jalan namun dengan infrastruktur nonfisik seperti akses internet.

Atasan Model Perkembangan Ekonomi Kreatif (PEK)

Atap PEK Ini merupakan kelembagaan yang mendukung perkembangan ekonomi kreatif itu sendiri. Kelembagaan sendiri merupakan norma, nilai, peraturan dan peraturan, hukum yang mengatur kepentingan dalam sektor ekonomi kreatif yang termasuk didalamnya lembaga-lembaga yang masih berhubungan dengan PEK itu sendiri.

Aktor Utama Penggerak Ekonomi Kreatif di Indonesia

1. Intelektual

Yakni berupa seseorang yang menggunakan kecerdasannya untuk mendukung keberlangsungan ekonomi kreatif. Sedangkan

2. Wirausaha

Merupakan aktor utama pelaku ekonomi kreatif, yakni menjalankan proses industri dengan melakukan pemasaran secara lokal maupun global.

3. Pemerintah

Yakni berupa organisasi yang memiliki otoritas/kekeuasaan untuk mengelola dari proses berjalannya ekonomi kreatif.

4. Komunitas kreatif

Yaitu berupa orang-orang yang memiliki kesamaan mengenai kemampuannya serta saling mendukung segala resiko yang akan dihadapi saat menjalankan ekonomi kreatif.

Peran Dan Pola Interaksi Pelaku Penggerak PEK

Peran dan pola interaksi aktor Penggerak PEK di Indonesia ini memiliki 4 jenis yakni adanya kaum intelektual, kontribusi dari suatu pemerintahan, bisnis sebagai langkah konkrit oemasaran dan dengan adanya komunitas sebagai wadah dari setiap kreativitas yang muncul pada sektor ekonomi kreatif.

Nah, begitulah beberapa model dari pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia, seperti yang dituliskan sebelumnya bahwa PEK ini diibaratkan seperti sebuah bangunan yang setiap komponen pendukungnya memiliki keunggulan masing-masing. Maka, untuk terciptanya ekonomi kreatif yang memiliki kualitas tinggi dan mampu bertahan dengan waktu yang lama tentunya harus memiliki semua komponen pembangunnya yang bisa saling melengkapi juga mendukung satu sama lain.

Dapatkan selalu informasi terupdet, tips, mengenai dunia usaha dan keuangan hanya di situs kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!